"PAYUNG DARA" : BETAPA MASA PUBERTAS MENJADI BEGITU PELIK BAGI PEREMPUAN
Ketika film "Payung Dara" karya Reni Apriliana selesai diputar dan moderator bertanya kepada para penonton tentang bagaimana perasaan mereka setelah menonton film itu, aku menjadi salah satu penonton yang menjawab dengan lantang, “jengkel, Mas!” KELUARGA YANG GAGAL MEMBERI PENDAMPINGAN Film diawali dengan adegan seorang bocah perempuan berusia tiga belas tahun yang sedang berusaha menutupi dadanya menggunakan stagen/kemben. Ia adalah Dara si tokoh utama, yang kebingungan atas payudaranya yang mulai tumbuh membesar. Dalam pikirannya saat itu, stagen adalah solusi. Sampai ia berada pada jam pelajaran olahraga di lapangan sekolah, melakukan gerakan sit up , dan mendapati teman-teman lelakinya memandangi payudaranya yang mulai tumbuh itu sambil mengeluarkan kata-kata cabul. Dara yang tidak nyaman pun pergi ke kamar mandi, dan menemukan bahwa bukan ia satu-satunya perempuan yang merasa pelik atas periode pubertasnya. Di kamar mandi itu Dara menyaksikan dua orang perempuan ya...